Mini Updates
-
Tentang Kehidupan
Karena aku, dan bukan karena kamu.
Kehidupan ini memang tidak bisa dilihat dengan sepasang mata saja. Dan karena kita sebagai manusia, semua akan terasa susah untuk dilihat. Sungguh teramat banyak penilaian akan diri kita maupun diri mereka. Kehidupan membuat kita selalu saja bersinggungan. Kehidupan tanpa bersahabat bagai hidup di dalam kesendirian bagi kita yang ingin menikmati kebersamaan. Kehidupan berjalan sendiri bagai melangkah ditengah keasingan dunia yang mencibir. Uh.... dunia dengan kehidupan seakan selalu saja salah melangkah. :#
Karena kita hanya manusia yang memiliki banyak kekurangan. Bahkan dengan mudah Yang Maha Kuasa membolak-balikkan kata hati kita untuk melangkah, bersikap sampai kita tidak tahu dimana seharusnya kita bersandar. Hanya tangisan pilu yang tersisa saat kita berada di dunia ter-asingkan. Dan rapuh hati ini untuk berkata jujur diatas sebuah kata adil. Karena saat hujan turun sangat membasahi diri ini hingga relung hati kita membeku. Bahkan saat kemarau menyapa, semua tetap membeku.
Sepanjang hari, sepanjang waktu, kehidupan itu berdiri dibawah rimbanya hutan belantara hati. Sampai tidak terasa hati inipun berubah menjadi titik noda hitam yang mengerikan. Sejuknya udara pagi tidak bisa memadati ruang kosong hati ini untuk sekedar berucap. Kehidupan merawati bumi dengan pengembaraanya. Suara kehidupan memang tidak akan mampu menjangkau telinga kehidupan. Karena kita menikmati kesendirian dengan keangkuhan diri yang tidak semestinya. Bahkan keindahan hidup ini sulit untuk membuka tabir wajah kehidupan, karena kita sibuk dalam sebuah cermin keabadian.
0 komentar: