Mini Updates

.
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
  • Yang Paling Bertanggung-jawab Kalau anda ingin menyalahkan orang yang paling bertanggungjawab atas kegagalan anda dalam hidup, maka anda bisa mulai dengan menyalahkan diri sendiri?

    Kenapa demikian?


    Karena anda sendirilah yang mengambil keputusan untuk gagal.
    Bukan atasan anda yang galak. Bukan anak buah anda yang susah diatur. Bukan istri anda yang tidak sejalan. Bukan suami anda yang tidak pengertian. Bukan teman di kantor yang menggosipkan anda. Tetapi karena anda sendirilah yang memutuskan, mengambil keputusan dengan penuh kesadaran, untuk gagal.


    Seorang pesenam dari Jepang meraih medali emas impiannya setelah menari dengan indah di Olympiade. Padahal hari sebelumnya, tumitnya retak dan dokter mengatakan dia akan cacat seumur hidupnya. Rasa sakit dikalahkan oleh kemauan yang kuat untuk mempersembahkan medali emas bagi negaranya.


    Dua orang mahasiswa drop-out memulai sebuah perusahaan software kecil-kecilan yang sama sekali tidak diperhitungkan akan menjadi besar. Kini Bill Gates dan Tim Allen merupakan dua orang legenda software dunia padahal hanya berijazah high school (SMA).


    Seorang veteran perang dunia pertama menawarkan resep makanan keluarganya kepada lebih dari seribu orang yang dinilainya dapat memberinya modal usaha mengembangkan restoran. Seribu orang itu menolaknya. Tapi ia tidak menyerah. Bayangkan bila saat itu Kolonel Sanders memutuskan berhentipada penolakan 999, hari ini kita tidak akan mengenal Kentucky Fried Chicken.


    Ketika percobaan lampunya yang ke-sekian ratus gagal. Thomas Alfa Edison berkata pada seorang wartawan “Saya tidak gagal! Bahkan saya baru saja berhasil menemukan cara ke 879 untuk tidak membuat lampu!”. Pantang menyerah.


    Sukses anda, bukan nasib. Sukses adalah sesuatu yang hanya dapat dicapai dengan harta, keringat, air mata, dan kadang juga darah. Pada prinsipnya, tidak ada orang gagal. Yang ada hanya orang yang “memutuskan untuk berhenti” sebelum mencapai sukses.


    Most of the important things in the world have been accomplished by people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all
    [Dale Carnegie
    ]

    more
  • Hidup dengan Mencintai Hantu Beberapa orang hidup dengan hantu dan benar-benar belajar untuk mengasihi mereka seperti anggota keluarga, ucap seorang peneliti psikis.

    "Kami telah pelajari dari beberapa kasus di mana orang tidak hanya tinggal di rumah yang berhantu tetapi mengasihi & memperlakukan mereka seperti keluarga - bahkan memberikan nama-nama mereka," kata peneliti terkenal Ed Warren.

    Dalam satu kasus yang luar biasa, hantu dari seorang gadis muda yang tinggal di sebuah rumah tua. Mereka menelepon Warren dan istrinya Lorraine untuk menyelidiki setelah mereka mendengar berdebar di ruang bawah tanah.

    "Kami pindah ke rumah dan Lorraine mampu berkomunikasi dengan gadis itu," Warren mengungkapkan.

    "Dia menjelaskan bahwa dia telah meninggal sekitar 1780 ketika dia masih 21 tahun. Dia pernah menjadi pelayan di rumah dan meninggal setelah dia jatuh dari kuda. Dia mengatakan kepada Lorraine bahwa ia tetap tinggal di rumah tersebut karena rumah ini adalah tempat yang membuat dia bahagia dalam hidupnya.

    "Penjelasan hantu tersebut membuat pasangan yang menempati rumah tua itu merasa iba. Mereka mulai mengasihi hantu dan bahkan memberinya nama - Marybelle.

    Ternyata memiliki hantu itu bermanfaat. Hantu tersebut bisa menemukan lentera pasangan itu yang hilang.

    "Suatu malam, hampir seperti sebuah lelucon, istri berkata keras-keras," Maukah Anda membantu kami menemukan lentera, Marybelle? "Satu jam kemudian ia pergi ke kamarnya - dan ada lentera berbaring di tempat tidurnya," Warren.

    Kasus menarik lain melibatkan seorang arsitek yang istrinya telah meninggal. Dia mulai melihat hantu wanita yang menarik setiap kali ia kesepian.

    "Saya mampu berkomunikasi dengan semangat," kata Warren Lorraine. "Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa dia telah ditarik ke rumah itu untuk nasihat orang dalam kesepian.

    "Ketika saya menjelaskan hal ini, ia datang untuk menerima kehadirannya. Dia tidak memiliki niat untuk menyingkirkan hantu. Dia telah redakan kesendiriannya. "

    Dalam kasus lain, seorang janda kaya tapi kesepian berbagi rumah besar di Manhattan dengan arwah seorang pemuda. Shawn Robbins psikis dapat menghubungi roh.

    "Dia mengatakan kepada saya bahwa tunangannya telah bunuh diri di rumah," kata Robbins. "Dia sendiri meninggal tak lama setelah itu, masih sangat berduka. Dia akan tinggal di rumah sejak itu dengan jiwa yang bermasalah.

    "Dia merasa wanita yang kini berada di rumah itu memberikan simpatik kepadanya.

    "Begitu dia memberi penjelasan dia bisa percaya, dia sangat bahagia untuk mendapatkan hantu sekitar."

    Ed Warren menyimpulkan, "Ada pelajaran yang bisa dipelajari di sini - hantu tidak sama sekali mengerikan atau menakutkan. Anda dapat belajar untuk hidup bersama mereka. " [weeklyworldnews]

    more
  • Orang Gagap Lebih Cerdas Daripada Orang Yang Tidak Gagap??? Orang-orang yang gagap seperti orang idiot ketika mereka berbicara lebih cerdas daripada orang-orang yang tidak gagap!

    Kata psikolog Nils Lind, yang dilakukan secara intensif, enam-tahun melakukan survey dari 5.500 laki-laki, perempuan dan anak-anak dan menemukan bahwa nilai rata-rata kecerdasan orang gagap lebih tinggi 22 poin daripada orang normal pada tes kecerdasan.

    "Saya tidak terkejut - Aku terpana oleh temuan-temuan ini," kata peneliti asal Swedia, kepada wartawan. "Seperti kebanyakan orang, saya memiliki prasangka terhadap orang-orang sekitar dengan cara berbicaranya, mungkin karena mereka punya begitu banyak kesulitan mengekspresikan diri mereka sendiri.

    "Saat hasil survey saya pertama kali selesai dalam pengujian, aku benar-benar berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan metode pengujian. Tapi seiring berjalannya waktu, saya menyadari hasil pengujian tersbeut.

    "Dalam analisis akhir, saya menemukan bahwa orang gagap sebagai kelompok yang memiliki IQ 15-29 poin lebih tinggi daripada populasi pada umumnya. Saya rasa kebanyakan dari kita akan melakukan dengan baik untuk mengingat bahwa ketika kita berada dalam perusahaan yang gagap," tambahnya. "Kemungkinan, dia akan secara signifikan lebih pandai daripada kita."

    Dr Lind's menyimpulkan, terlihat fantastis, tetapi catatan sejarah dan studi yang mendukung akan menyokokng mereka.

    Sejarawan mengkonfirmasi bahwa para ilmuwan cemerlang seperti Albert Einstein, Thomas Edison dan Alexander Graham Bell tergagap. Dan studi terbaru menunjukkan bahwa 62 persen terkaya di dunia laki-laki dan perempuan, serta 48 persen dari dosen, gagap juga.

    "Kami tidak sepenuhnya yakin apa yang membuat orang gagap lebih cerdas tetapi ada beberapa bukti yang menunjukkan hal tersebut karena mereka (orang-orang gagap) berpikir lebih cepat dan lebih dalam daripada orang-orang yang berbicara dengan normal," kata Lind. "Gagap muncul karena pikiran yang dihasilkan sangat cepat sehingga saat berbicara mereka menjadi kelebihan beban."

    more
  • Cara Meningkatkan Kecerdasan Anda Saat Anda Tidur Anda dapat membuat diri Anda lebih cerdas dalam tiga minggu - dan Anda dapat melakukannya saat tidur, kata sang ahli.

    Dengan mendengarkan serangkaian pesan direkam selama tidur, membuat IQ Anda bisa meningkat, menurut seorang pakar.

    Kali ini Anda cobalah untuk mendengarkan rekaman selama tiga minggu. Rekaman ini akan mempertajam kemampuan memecahkan masalah, meningkatkan memori Anda dan meningkatkan keterampilan penalaran Anda.

    "Anda akan dapat lebih mudah memecahkan masalah setelah rencana ini," kata Dr Owen Caskey, seorang ahli psikologi pendidikan. "Itu bisa meningkatkan proses belajar Anda dan penalaran kekuasaan sebanyak 20 IQ poin."

    Anda memerlukan tape atau catatan digital, yang terus-menerus selama tiga menit, akan berputar berulang-ulang ketika Anda tidur, dan sebuah bantal pembicara atau telinga dalam telepon. Mengatur perekaman dan mengecilkan suara hingga Anda hampir tidak dapat mendengarnya.

    MINGGU SATU: Penyelesaian masalah

    Merekam teka-teki yang berbeda setiap malam, mengulang lagi dan lagi sampai Anda telah mengisi tiga menit rekaman.

    Setiap pagi, silahkan Anda melanjutkan aktifitas Anda seperti biasa - jangan khawatir tentang memecahkan teka-teki. Hal ini akan secara natural membuat Anda terbiasa menjalankan hari-hari Anda.

    MINGGU KEDUA: Meningkatkan kemampuan penalaran

    Pikirkan tentang seseorang yang Anda kagumi. Anda bayangkan orang itu. Rekamlah dalam pikiran Anda dengan hal-hal positifnya.

    Katakanlah Anda memilih Albert Einstein. Rekaman kaset: "Aku Albert Einstein. Saya adalah orang yang brilian. "

    Putarlah rekaman selama tujuh malam saat Anda tidur. Anda akan menciptakan citra diri yang lebih baik dan lebih percaya diri. Segera Anda akan dapat memilah situasi sulit sehari-hari dengan mudah.

    MINGGU KETIGA: Meningkatkan memori Anda

    Catat daftar yang berbeda untuk diputar setiap malam selama tujuh malam. Seperti daftar ini: jeruk, anggur, apel, lemon, jeruk, ceri, limau.

    Setiap pagi, lihat apakah Anda dapat membaca item pada daftar malam sebelumnya dalam urutan yang telah terekam. Jangan mencoba memaksa jawaban, jawabannya akan datang kepada Anda.

    "Pada akhir minggu, Anda harus cukup akurat dalam hal ini," kata Dr Caskey.

    more
  • Pria Paling Gemuk di Dunia Pria paling gemuk di dunia membutuhkan operasi penyelamatan hidup setelah hampir makan sendiri sampai mati!

    Paul Mason, 48, 980 Pounds, mengkonsumsi 20.000 kalori per hari! Dia telah menghabiskan delapan tahun terakhir terbaring di tempat tidur di rumahnya di Suffolk, Inggris.

    Pelayanan Kesehatan Nasional menyatakan bahwa penyakit Mason merupakan penyakit "psikologis".

    Tapi sekarang ia membutuhkan operasi penyelamatan hidup untuk mengendalikan kompulsif gangguan makan atau yang lain, ia pasti akan mati.

    Namun, beberapa warga negara Inggris tercengang dengan biayanya. Semua warga negara yang dilindungi oleh Layanan Kesehatan Nasional. Biaya perawatan kesehatan tahunan Mason sebagai pembayar pajak adalah $ 165.000 setahun.

    Transportasi ke pembedahan saja akan biaya $ 148.000, karena kebutuhan khusus ambulans lima ton khusus dibangun untuk pasien obesitas. TTE operasi senilai $ 33.000.

    Mason telah membutuhkan bantuan khusus sebelumnya. Pada tahun 2002, petugas pemadam kebakaran tidak mampu membawanya keluar dari apartemennya untuk pergi ke rumah sakit. Mereka harus menghancurkan jendela dan dinding bata untuk membawanya keluar dengan forklift.

    Seorang juru bicara NHS mengatakan kebutuhan operasi untuk Mason. Dia telah berjuang dengan gangguan makan kompulsif untuk sebagian besar hidupnya. "Orang ini sangat sakit dan ini adalah operasi penyelamatan hidup. Sifat penyakitnya adalah psikologis dan NHS memiliki kewajiban untuk membantunya. Dia berada di negara yang sangat rapuh dan butuh bantuan. "

    Namun, anggota Aliansi Wajib Pajak menyatakan, "Hal ini sangat penting untuk memberikan perhatian media yang dibutuhkannya oleh Pria ini, metode efektif biaya harus digunakan."

    more
  • Merokok Saat Hamil Sebabkan Anak Psikotik Saat Remaja IBU-ibu yang merokok selama kehamilan membuat anak-anak mereka lebih berisiko mengalami gejala-gejala psikotik (kegilaan) setelah remaja. Hal ini diungkapkan oleh para peneliti dari 4 universitas di Inggris. Survei yang dilakukan terhadap anak berusia 12 tahun di Inggris menemukan, anak dengan ibu yang merokok berisiko 20% lebih besar menderita gejala-gejala kegilaan seperti berhalusinasi dan menghayal. Risiko bahkan meningkat hingga lebih dari 84% jika ibu merokok lebih dari 20 batang sehari.

    Menurut pemimpin studi Stanley Zammit dari Cardiff University's School of Medicine, semakin banyak ibu merokok maka semakin besar pula risiko anak mengalami gejala-gejala psikotik."Kami bisa memperkirakan bahwa sekitar 20% dari kelompok remaja ini tidak akan mengalami gejala-gejala kegilaan jika ibu mereka tidak merokok," tutur Zammit.

    Apa penyebabnya? Menurut Zammit dan teman-temannya, paparan tembakau di dalam rahim menggangu fungsi otak bayi yang bertanggungjawab mengatur atensi dan kesadaran.

    Alkohol

    Selain merokok, studi yang dipublikasikan di British Journal of Psychiatry ini juga menemukan bahwa minum alkohol selama kehamilan juga turut berperan dalam meningkatkan gejala-gejala kegilaan. Tetapi, hal ini hanya berlaku pada anak-anak dengan ibu yang minum lebih dari 21 unit alkohol per minggu di awal kehamilan.

    Studi-studi sebelumnya telah menemukan, rokok bisa membahayakan janin dan ibu yang merokok selama kehamilan. Merokok selama kehamilan dinyatakan berisiko menyebabkan bayi lahir dengan ukuran yang lebih kecil, meningkatkan risiko kematian bayi tiba-tiba, serta meningkatkan risiko cacat jantung.

    more
  • Telur Bantu Perkembangan IQ Anak Hasil penelitian Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengungkapkan bahwa telur dapat membantu perkembangan "intelligence quotient" (IQ/inteligensi) dan mengatasi kekurangan yodium pada anak.

    "Telur sangat penting untuk dikonsumsi oleh anak usia sekolah. Mengonsumsi dua telur setiap hari dapat membantu perkembangan IQ dan mengobati penyakit defisiensi yodium," kata ahli gizi FK UGM Toto Sudargo SKM MKes di Yogyakarta, Senin kemarin.

    Menurut dia, hasil penelitian yang dilakukan pada anak sekolah di kawasan pegunungan, seperti Wonosobo dan Wonogiri, Jawa Tengah, menunjukkan dampak kekurangan yodium dapat menurunkan IQ anak sekitar 10-15 persen.

    "Namun ketika diobati dengan telur bisa menambah IQ sekitar 20 persen. Untuk itu, sebagai langkah antisipatif, anak usia dini disarankan untuk mengonsumsi dua telur setiap hari untuk membantu perkembangan IQ," katanya.

    Ia mengatakan, rata-rata anak sekolah di seluruh Indonesia sekitar 35-65 persen masih kekurangan gizi, terutama defisiensi yodium, bahkan di daerah Wonosobo dan Wonogiri diketahui sekitar 19-33 persen siswa sekolah kekurangan yodium.

    Menurut dia, anak perlu mengonsumsi telur, karena daya serap satu telur yang beratnya 60 gram mengandung 7-8 gram protein, sedangkan untuk kebutuhan anak sekolah adalah sebesar 45 gram protein.

    "Jadi, anak sekolah perlu mengonsumsi telur. Apalagi jika digoreng, karena ada tambahan 10 gram protein, yang akan menambah 110 kilogram kalori," katanya.

    Ketua Umum Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI) Martalena Purba MCN PhD mengatakan, masalah gizi kurang menyebabkan kualitas penduduk Indonesia rendah, terutama pada anak balita, ibu hamil, orang lanjut usia, dan siswa.

    Menurut dia, berdasarkan penelitian, gizi kurang sering terjadi pada masa-masa tertentu, seperti dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan perubahan iklim global yang menyebabkan perubahan siklus panen.

    "Selain itu, juga sering muncul ketika terjadi bencana, yang menyebabkan semakin bertambahnya jumlah penderita gizi kurang pada kelompok yang rentan," katanya.

    more
  • Bergaul Lebih Sehat Daripada Menyendiri Kita mungkin pernah mendengar orang berkata, "Penyakit orang kota itu mahal-mahal, seperti jantung, liver dan stroke. Tapi kalau orang desa, penyakitnya paling-paling bisul dan koreng." Kalimat itu memang terdengar seperti lelucon, tapi mungkin memang ada hubungannya dengan pola kehidupan kota yang individualis. Penelitian ilmiah menemukan bahwa hidup bermasyarakat lebih menyehatkan.

    Hasil penelitian terbaru menunjukkan, menjadi anggota dalam sebuah kelompok sosial dapat mengurangi risiko terkena stroke, demensia dan bahkan flu biasa. Dengan demikian bukti bahwa jaringan sosial merupakan kunci bagi kesehatan--terkait dengan nilai dukungan sosial dan jaringan sosial, terus bertambah.

    Para peneliti dari Universitas Exeter dan Queensland, Australia, menyatakan bahwa kualitas kehidupan sosial memiliki pengaruh yang lebih besar pada kesehatan dan kesejahteraan seseorang, dibandingkan dengan diet dan olahraga.

    Mereka mengatakan, temuan itu menyoroti pentingnya rasa memiliki, terlibat, dan bergabung dalam sebuah kelompok sosial, seiring bertambahnya usia dan perubahan gaya hidup seseorang.

    Dalam tulisannya di Scientific American Mind, para peneliti dari Universitas Exeter, Queensland dan Kansas mengkaji sejumlah studi yang pernah dilakukan sebelumnya, termasuk studi-studi yang pernah mereka lakukan sendiri. Hasil studi mereka mengidentifikasi adanya hubungan antara keanggotaan dari sebuah kelompok dengan kesehatan fisik dan mental.

    "Kita adalah makhluk sosial yang hidup dan telah berevolusi untuk hidup dalam kelompok-kelompok sosial," kata Profesor Alex Haslam dari Universitas Exeter.

    "Menjadi anggota sebuah kelompok, mulai dari tim sepak bola hingga klub buku dan menjadi sukarelawan di masyarakat, bisa memberikan kita sebuah jatidiri sosial."

    "Ini merupakan bagian tak terpisahkan dari 'siapa kita' dan 'apa yang kita perlukan' dalam rangka mewujudkan hidup yang sejahtera dan memuaskan. Oleh karena itulah kelompok-kelompok sosial sangat penting bagi mental, kesehatan dan kesejahteraan."

    Kesimpulan itu berdasarkan pada sejumlah studi terbaru yang dibahas dalam berberapa artikel dan dipresentasikan pada Festival Sains.

    Sebuah studi di tahun 2008 mengenai penderita stoke, menunjukkan bahwa kemampuan untuk mempertahankan keanggotaan dalam kelompok berperan penting dalam pemulihan kemampuan untuk mengatasi kesulitan berpikir. Misalnya yang berhubungan dengan ingatan dan bahasa. Setelah mengalami stroke, kepuasan hidup mereka meningkat sebesar 12 persen, setiap kali mampu mempertahankan keanggotaannya dalam sebuah kelompok.

    Studi pada orang-orang yang baru masuk panti jompo, di tahun 2009, menunjukkan bahwa mereka yang berpartisipasi dalam menghias tempat yang dipakai bersama, beberapa bulan ke depannya merasa lebih bahagia. Sebaliknya, ruang yang dipakai oleh para penghuni yang termasuk kelompok kontrol dalam penelitian itu, menurun hingga 60 persen.

    Studi lain yang juga dilakukan pada tahun 2009, mencoba melihat pengaruh intervensi kelompok pada kesehatan dan kesejahteraaan dari 73 orang penghuni panti jompo. Setelah enam pekan, peneliti menemukan bahwa mereka yang bernostalgia secara berkelompok mengalami peningkatan daya ingat sebesar 12 persen. Sementara mereka yang bernostalgia sendiri tidak menunjukkan perubahan.

    Satu studi lainnya, masih menyangkut penghuni panti jompo, mencoba melihat hubungan antara jatidiri, kesejahteraaan dan tingkat keparahan demensia. Hasilnya, jatidiri yang kuat--terkait dengan identitas sebagai anggota dari sebuah kelompok--memberikan prediksi yang lebih baik pada kesejahteraan daripada tingkat keparahan demensia.

    "Penelitian baru itu menunjukkan betapa pentingnya identitas kelompok dan identitas sosial bagi kesejahteraan," tegas profesor Jolanda Jetten dari Universitas Queensland.

    "Ini merupakan sesuatu yang sering diabaikan orang, mereka sering terburu-buru mencari solusi medis untuk masalah yang berkaitan dengan penuaan. Sekarang saatnya untuk memperhatikan faktor-faktor tersebut secara lebih serius."

    "Dalam kaitannya dengan lembaga penelitian yang sekarang ini sudah begitu luas, kami akan mendorong masyarakat dunia kedokteran untuk mengakui bahwa partisipasi dalam kehidupan kelompok bisa berperan dalam melindungi kesehatan mental dan fisik kita," kata Dr Catherine Haslam dari Universitas Exeter.

    "Ini jauh lebih murah daripada obat-obatan, dengan lebih sedikit efek samping, dan juga jauh lebih menyenangkan."

    more
  • 7 Tanda Pria Pengidap Kecanduan Seks

    Ada perbedaan besar antara seseorang yang melakukan hubungan seksual karena berselingkuh, dan yang memang mengidap kecanduan seks. Seseorang yang kecanduan seks sebenarnya mengidap perilaku seksual obsessive-compulsive. Hal ini menyebabkan stres pada dirinya dan keluarganya, karena mereka tidak sanggup mengontrol perilaku individu ini. Pengidap kecanduan seks karena perilaku seksual yang menyimpang ini membutuhkan bantuan psikologis untuk menanganinya.

    Kecanduan seks juga tak hanya dialami pria. Wanita pun bisa mengalaminya, meskipun jumlahnya tak begitu banyak (penyanyi Amy Winehouse adalah salah satunya). Wanita lebih cenderung mengalami kecanduan cinta, dimana mereka sangat membutuhkan perhatian dan dipuja. Sebagian dari wanita yang mengidap perilaku ini merasa mereka hanya dihargai karena tubuh mereka, oleh karena itu mereka menggunakan kemolekan tubuh untuk menarik perhatian atau mendapatkan cinta dari pria.

    Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa seseorang mengalami kecanduan seks?

    1. Tidak menikmati sesi bercinta yang normal
    Seorang pria akan selalu komplain tentang kurangnya variasi dalam bercinta dengan pasangannya. Sesi bercinta yang lazim dilakukan rata-rata pasangan tidak membuatnya puas. Ia menginginkan gerakan-gerakan yang dilakukan bintang porno kelas hard core. Ia terpaku pada angka-angka, seperti berapa kali posisi seks yang pernah dilakukan, atau berapa kali ia ingin mencapai orgasme dalam semalam.

    2. Menjalani dua kehidupan
    Apakah Anda pernah meragukan apakah si dia memiliki hubungan dengan orang lain hanya untuk mendapatkan kesenangan seksual? Apakah Anda merasa ia tidak jujur terhadap Anda? Meskipun Anda sudah berulangkali mengajaknya berbicara, ia masih tak dapat mengontrol dirinya?

    3. Terus-menerus mencari hal-hal seksual
    Pria yang sering menonton film, majalah, atau bacaan porno, masih dapat dikatakan normal. Namun bila hal-hal tersebut menjadi satu-satunya perhatiannya, bahkan pada waktu atau tempat yang tidak memungkinkan, inilah yang perlu diwaspadai. Jika history pada browser internetnya hanya menampilkan situs-situs porno, dan inbox email-nya dipenuhi dengan undangan untuk bergabung situs-situs porno tersebut, lebih baik Anda hati-hati.

    4. Hanya seks dalam pikirannya
    Dalam dorongan seksualnya yang tak tertahankan, atau hubungan cintanya, ia mengabaikan tanggung jawab spiritual, profesional, maupun sosialnya. Bahkan ketakutan yang ekstrim akan penularan penyakit menular seksual (PMS) tidak membuatnya kesulitan dalam petualangan seksualnya.

    5. Sering menjauhkan diri
    Ketika ingin berhubungan seksual, ia begitu mendambakan sesi yang hebat. Namun usai bercinta dengan pasangannya, ia akan dilanda rasa bersalah karena telah terlibat secara fisik dengan wanita. Ia pun akan segera menjauhkan diri, karena khawatir dengan dorongan yang terus berulang, yang tak mampu diatasinya.

    6. Tidak peduli akan terjegal masalah hukum
    Pecandu seks akan mengambil risiko apa pun untuk menikmati kesenangan seksual. Namun, seperti saat kecanduan apa saja, semakin banyak yang didapatkan, semakin banyak ia membutuhkannya. Ia akan melakukan phone sex, melakukan hubungan dengan PSK, voyeurisme, atau eksibionisme. Seorang sex addict sadar bahwa tindakannya melanggar kesusilaan, namun dorongan untuk seks membuatnya mengabaikan kekhawatiran itu.

    7. Makin lama makin sulit dikendalikan
    Jika seorang wanita telah melihat sebagian ciri di atas, dan pria pasangannya ini terus dipenuhi perasaan bersalah, malu, bahkan menyesal, muncul keinginan untuk bunuh diri, sadarilah bahwa hal ini hanya disebabkan karena ia tidak dapat menghentikan dirinya melakukan sesuatu yang buruk. Tak hanya untuk dirinya, tetapi juga pasangannya.

    Ketika sudah tertangkap basah, atau ketika kecanduannya membuat mereka tidak mungkin beraktivitas, seorang pecandu seks akan mulai mencari bantuan. Seringkali mereka harus masuk pusat rehabilitasi sehingga bisa keluar dari lingkungan dan kebiasaan normalnya.


    more
  • RENCANA ALLAH PASTI BAIK Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

    Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut: "Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas."

    Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil; " anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu. "

    Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.

    Kemudian ibu berkata:"Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan.

    Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah;"Allah, apa yang Engkau lakukan? "

    Ia menjawab:" Aku sedang menyulam kehidupanmu. "

    Dan aku membantah," Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?"

    Kemudian Allah menjawab," Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini. Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu."

    Beruntunglah orang2 yang mampu menjaring ayat indah Allah dari keruwetan hidup di dunia ini.Semoga Allah berkenan menumbuhkan kesabaran dan mewariskan kearifan dalam hati hamba-Nya agar dapat memaknai kejadian2 dalam perjalanan hidupnya, seruwet apapun itu. Amin.

    Subhanallah, tulisan ini benar-benar membuka pikiran kita bahwa Allah adalah Dzat Yang maha pengatur segala sesuatu di alam ini.
    Tulisan ini mengingatkan saya bahwa kendati pun manusia punya keinginan, tetapi Allah mempunyai keputusan yang tak mungkin dapat kita ubah. mari kita senantiasa bertawakkal kepada Nya.

    more
  • Ilmu/Tips Menghindari Auditor Tips Non-Teknis

    1. Tempatkan auditor di ruangan yang AC nya sangat dingin atau ngga pakai AC sama sekali. Memang terlihat kejam. Tapi apa boleh buat, anda harus membuat auditor susah konsentrasi dan ngga betah sehingga jadi pengen buru-buru pull-out (balik ke kantornya)

    2. Cicillah data dan dokumen yang harus anda berikan ke auditor secara bertahap. Ini satu trik supaya auditornya ngga punya banyak bahan untuk nanya-nanya lebih jauh. Cara terbaik adalah, kasih data-data umum dulu, baru yang lebih detil. Tanpa rincian detil auditor bakalan bingung mau cek-kroscek apa. Kalopun auditornya nanya soal yang detil, anda bisa jawab, "Oh, kita punya data rinciannya Pak, tapi lagi disiapin sama staf saya." Paling bagus kalau data yang berpotensi dicecar pertanyaan auditor dikasih pas hari terakhir penugasannya, jadi ngga sempat dianalisa lebih mendalam..hehehe.

    3. Jangan memberikan nomer HP pribadi anda Kecuali anda naksir sama auditornya, jangan pernah memberikan nomer hp anda ke auditor yang lagi ngaudit kantor. Kalo auditor lagi minta dokumen atau ada yang mau ditanyain ke anda, mereka akan menguber anda dengan segala cara.

    4. Usahakan pulang tenggo dengan berbagai alasan. Auditor umumnya mengidap penyakit workaholic kronis, baik itu bawaan orok atau tuntutan profesi. Jika anda ngga berbakat lembur atau tinggal jauh dari kantor, buatlah alasan serasional mungkin ketika anda pulang tenggo, misalnya mau ikut ronda di kelurahan atau lagi ikut kursus bahasa mongolia kelas malam.

    5. Jangan nongkrong di ruangan auditor > 5 menit atau sekalian ajak ngobrol ngalor ngidul. Kalau anda ngga menguasai semua permasalahan keuangan kantor anda, jangan berlama-lama duduk bersama auditor karena anda secara ngga sadar sedang dijadikan narasumber. Kalo jawaban anda bener sih ngga
    masalah. Kalo salah? Bos anda bisa ngamuk-ngamuk pas dikonfirmasi sama auditor. Atau sekalian minta rekan kantor anda yang ngga ada hubungan langsung dengan penugasan audit, katakanlah sekretaris di kantor anda, untuk duduk dan ngobrol macam-macam tentang cuaca, gosip artis, sepakbola atau apapun dengan auditor. Pilihannya kalo ngga si auditor ikut larut dalam pembicaraan ngga penting atau mereka kehilangan mood untuk melanjutkan pekerjaannya pada hari itu. Auditor ngga akan tega untuk mengusir sang sekretaris dari ruangan mereka, apalagi kalo mbaknya cakep :)

    6. Letakkan mesin fotokopi, fax atau dispenser di tengah-tengah sekelompok karyawan. Ini dilakukan semata-mata agar si auditor sungkan kalo mau bolak balik motokopi atau ngambil air minum isi ulang (ya iyalah. dipelototin sekian pasang mata ketika bolak balik ngerjain sesuatu biasanya menimbulkan efek kapok bagi yang bermental lemah ).

    7. Berusahalah untuk terlihat sangat sibuk. Tujuannya sama dengan poin nomer 6.

    8. Gunakan kata-kata yang menjatuhkan mental si auditor. Kalimat seperti "oo.. jadi adek ini lulus kuliah tahun 2008? Cilik yo." atau "dek, aku udah membuat laporan keuangan ini sejak kau masih SD" umumnya akan membuat si auditor tertekan dan cenderung jadi sangat berhati-hati kalo nanya atau minta data biar ngga dibilang masih anak bawang. Tips ini hanya berlaku terhadap auditor baru yang fresh from the college. Auditor dengan pengalaman ngaudit > 3 tahun biasanya udah imun terhadap trik ini.


    Tips Teknis

    1. Berani berkata 'tidak tahu', 'udah lupa' atau kalimat menyangkal lainnya. Tips ini terinspirasi dari jawaban-jawaban para tersangka kasus korupsi di Indonesia yang cari aman dengan kata-kata dan kalimat menyangkal itu. Hasilnya bervariasi. Kadang auditor manggut-manggut sambil nulis-nulis sesuatu di laptopnya atau mereka akan minta pejabat lain yang lebih tinggi pangkatnya untuk menjawab pertanyaan anda. Yang penting anda terlepas dari stress untuk sesaat kan?

    2. Jawab pertanyaan auditor dengan berbelit-belit dan tidak fokus. Tips ini juga terinspirasi dari jawaban tersangka kasus korupsi dan hanya berlaku terhadap auditor baru. Auditor berpengalaman umunya ngga mau mendengar penjelasan berbelit-belit. Mereka akan mengganti pertanyaan menjadi pernyataan, dan hanya meminta anda menjawab ya atau tidak, benar atau salah. Kalau dah begini, kembali ke tips teknis #1

    3. Operlah bola setiap kali anda terdesak. Katakan "ntar langsung tanya sama bos saya aja, pak" atau "itu yang bikin rincian piutangnya lagi cuti pak" atau "saya cuma disuruh ngeprint aja pak, ngga ngerti detilnya dari mana" untuk pertanyaan-pertanyaan audit yang memojokkan anda. Ibarat permainan sepakbola, kalo kantor anda lagi diaudit, mainkanlah peran sebagai playmaker yang tetap menggiring bola kalo keadaan aman dan langsung ngoper kalo dah terdesak lawan. Hehehe. toh Steven Gerrard jauh lebih ngetop di bandingkan Bambang Pamungkas kan? *analogi asal-asalan*


    Disclaimer


    1. Tips ini tidak disarankan untuk anda yang sedang menyembunyikan kejahatan dari pemeriksaan auditor. Jika itu yang anda lakukan, saya sarankan anda menyerahkan diri kepada yang berwajib dalam waktu selambat-lambatnya 2×24 jam.

    2. Tips ini tidak ditujukan untuk merendahkan atau menjelek-jelekkan suatu profesi tertentu. Tips ini saya persembahkan untuk teman-teman auditor dan teman-teman teraudit yang punya kewajiban dan tanggung jawab masing-masing. Mari kita tidak saling merepotkan.=)

    more
  • Maafkan Aku Ayah... Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

    Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya... karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampakjelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

    Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

    Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, "Kerjaan siapa ini !!!" .... Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar.. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ' Saya tidak tahu..tuan." "Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?" hardik si isteri lagi.

    Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata "DIta yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik ... kan !" katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.

    Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tdk tahu hrs berbuat apa... Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.

    Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka2 dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka2nya itu terkena air.. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu.. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. "Oleskan obat saja!" jawab bapak si anak.

    Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. "Dita demam, Bu"...jawab pembantunyaringkas. "Kasih minum panadol aja ," jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya.. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.

    Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhubadan Dita terlalu panas. "Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap" kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. "Tidak ada pilihan.." kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut..."Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah" kata dokter itu. Si bapak dan ibubagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa duniaberhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

    Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. "Ayah.. ibu... Dita tidak akan melakukannya lagi.... Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi... Dita sayang ayah.. sayang ibu.", katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. "Dita juga sayang Mbok Narti..." katanya memandang wajah
    pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

    "Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?... Bagaimana Dita mau bermain nanti?.... Dita janji tdk akan mencoret2 mobil lagi, " katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu
    mendengar kata-kata anaknya. Meraung2 dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf...

    Tahun demi tahun kedua orang tua tsb menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi..., Namun...., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tsb tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya.


    more
  • Rahasia Kecerdasan Orang Yahudi Artikel yang ditulis oleh Dr Stephen Carr Leon sejatinya patut untuk menjadi bahan renungan kita bersama. Artikel yang ditulis oleh Dr Stephen ini berisi hal-hal yang menjadikan mengapa Bangsa Yahudi Pintar, tulisan ini dia tulis berdasarkan pengamatan langsung setelah berada kurang lebih 3 tahun di Israel dalam rangka menjalani Housemanship di beberapa Rumah Sakit disana.






    Ketika tahun kedua dia tinggal di Israel, tepatnya akhir bulan Desember 1980 tiba tiba terlintas di benaknya beberapa pertanyaan yang cukup menggoda bagi dirinya, dalam benaknya di bertanya “Apa sebabnya Orang Yahudi itu begitu pintar?”, “Mengapa Tuhan memberi kelebihan kepada mereka?”, “Apakah ini suatu kebetulan?, atau hasil usaha dari mereka sendiri?”. Atas dasar pertanyaan yang mengganggu itu maka Dr. Stephen tergerak untuk membuat suatu tesis untuk jengjang Phd-nya. Yang pada kenyataannya ternyata tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun dalam pembuatannya karena Dr. Stephen harus mengumpulkan data-data yang akurat dan setepat mungkin.

    Dr. Stephen menulis, dimulai dengan persiapan awal melahirkan bagi wanita-wanita Yahudi. Di Israel apabila setelah mengetahui sang ibu tengah mengandung maka si ibu ini akan sering bernyanyi dan bermain piano. Bahkan sang ibu beserta suaminya akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama sang suami. Hal ini membuat heran Dr. Stephen karena ada temanya yang sedang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan padanya. Hingga Dr. Stephen bertanya pada temannya tersebut “Apakah ini untuk anak kamu?” dan temannya menjawab “iya ini untuk anak saya yang masih ada di kandungan, saya sedang melatih otaknya, dan semoga ia menjadi orang yang jenius”. Sehingga hal ini membuat Dr. Stephen menjadi lebih tertarik untuk mengikuti perkembangannya. Tanpa merasa jenuh si ibu terus mengerjakan latihan matematika sampai genap dia melahirkan. Nah ternyata latihan otak semenjak bayi dalam kandungan itu begitu penting dalam rangka membuat kecerdasan dan IQ yang tinggi.

    Hal lain yang diperhatikan oleh Dr, Stephen adalah cara makan orang-orang Yahudi. Sejak awal mengandung sang ibu suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Pada tengah hari makanan utamanya adalah roti dan ikan tanpa kepala, bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut kepercayaan orang yahudi, daging ikan itu baik untuk perkembangan otak sementara kepala ikan mengandung kimia yang tidak baik dan dapat merusak perkembangan serta pertumbuhan otak anak di dalam kandungan. Hal ini sudah menjadi adat orang-orang Yahudi ketika calon ibu tengah mengandung, bahkan sudah menjadi kewajiban bagi mereka apabila sang ibu tengah mengandung harus mengkonsumsi pil minyak ikan

    Keunikan lain yang Dr. Stephen pelajari adalah ketika ia diundang untuk makan malam bersama orang-orang Yahudi. Perhatian Dr. Stephen adalah pada menu makan mereka, pada setiap kali ia memenuhi undangan makan malam ternyata mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet), dan biasanya apabila sudah ada ikan tidak akan ada daging, dengan kata lain ikan dan daging tidak akan tersedia bersama dalam satu meja. Karena menurut mereka (orang Yahudi) ikan dan daging tidak bagus untuk dimakan bersama, berbeda dengan salad dan kacang kedua jenis makanan ini harus ada untuk dimakan, terutama kacang badam. Pada setiap makan mereka akan makan buah terlebih dahulu sebelum hidangan utama. Menurut mereka, dengan memakan karbohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah-buahan dapat menyebabkan kantuk, akibatnya menjadi lemah dan payah untuk memahami pelajaran-pelajaran di sekolah.

    Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali-kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka, Dan menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan bahwa Nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak (bodoh). Suatu penemuan yang diungkapkan oleh saintis Gen dan DNA Israel.

    Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan. Pada pengamatannya, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban bagi mereka. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Selanjutnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajarkan matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudi-nya Dr. Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

    Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi. Satu lagi yang di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun di-Universitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka sekaligus harus memperaktekkanya. Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta! (gila bener, kalo ngga dapet profit ya ngga lulus, beda bgt ya ma kita di Indonesia, lulus aja kadang dikatrol !!!), namun inilah kenyataannya, memang begitu cara mendidik mereka.

    Kesimpulan yang dapat diambil daripada teori Dr. Stephen ini adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi.

    Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi. Tidak heran jika anak-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Karena kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka. Kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

    more
  • Cerita sukses seorang Pengemis Tanggal 19 januari 2001, Di sebuah kota besar yang berada di planet ke tiga Galaksi MilkyWay. Pada sore hari ketika banyak orang pulang kerja. Ada satu orang pengusaha menaiki mobil BMW serta terlihat sedang terburu-buru. Dia turun dan menuju ATM terdekat untuk mengambil sejumlah uang.

    Yang pasti uangnya dalam jumlah BESAR.

    Di depan ATM itu ada seorang yang sedang duduk-duduk dilantai. Pakainnya kumuh, berlubang dan seperti tidak pernah dicuci. Sorot matanya menunjukkan seseorang yang tidak mempunyai harapan. Didepannya ada sebuah gelas berisi uang. Jika anda sedang berpikir dia adalah seorang pengemis.

    Anda 100% benar.

    Tapi si pengusaha dengan cueknya melangkah melewati si pengemis dan masuk ke dalam ruang ATM. Ternyata di dalam pengusaha itu tidak ingin mengambil uang, dia hanya sekedar ingin mentransfer uang.

    Yang pasti transfernya dalam jumlah BESAR.

    Ketika dia hendak keluar. Entah perasaan darimana si pengusaha menjadi iba kepada pengemis. WOW! dia mengambil dompet dari sakunya. Setelah melihat dari pojok kiri ke pojok kanan sisi dompet. Dia akhirnya berhasil menemukan uang dengan nominal paling kecil!

    Seribu Rupiah dia berikan kepada si pengemis.

    Terima Kasih tuan, Kata si pengemis dengan bibir tersenyum senang. Sampai senangnya dia mengambil uang seribuan itu dari gelas dan memegangnya dengan kuat. Hmmmmm… mungkin ini adalah pendapatan terbesarnya hari itu.

    Exspresi dari pengusaha itu hanya tersenyum kecut. Tidak lebih dari itu! kemudian dia mulai meninggalkan si pengemis menuju mobil mewahnya. Lalu… entah kenapa! ketika dia ingin memasuki mobil… dia seperti tidak rela memberi uang dengan cuma-cuma kepada pengemis tadi.

    Dasar Kikir! Dia berlari kembali menuju ke pengemis. Ketika ingin mengambil uang seribuan miliknya. Dia tertahan! atau tidak bisa karena uangnya masih digenggam oleh si pengemis.

    Akhirnya tanpa pikir panjang!

    Si Pengusaha mengambil gelas pengemis yang mungkin adalah harta satu-satunya. Dengan enteng dan terlihat seperti mengejek. Si pengusaha kikir itu berkata:

    Kamu juga pengusaha bukan?

    Kemudian pengusaha berlari kembali ke mobilnya. Dan si pengemis hanya bisa melongo. Walau samar-samar terlihat ada air yang keluar dari matanya.

    Hmmmmm…

    Bersamaan dengan itu terlihat langit sudah berwarna merah. Mataharipun mulai terbenam.

    8 tahun kemudian….
    Tepatnya tanggal 2 juli 2009. Di sebuah gedung mewah yang terdapat di kota besar di planet bumi. Si pengusaha sedang berada di kantornya. Melamun! bahkan terlihat seperti orang stres.

    Tentu saja dia stres! Gara-gara krisis ekonomi global, bisnisnya hampir bangkrut! tinggal menunggu hari saja dia akan menjadi miskin. Suatu hal yang tidak pernah dia rasakan seumur hidup. Belum lagi tanggungan hutang yang tidak bisa dia bayar.

    Bukan hanya jatuh miskin, mungkin dia akan masuk penjara karena tidak bisa melunasi hutangnya.

    Tiba-tiba!

    Telepon berdering. Ternyata itu dari sekertarisnya. “Pak ada orang yang mau bertemu dengan bapak”.

    Sebenarnya pengusaha itu sedang malas menemui siapa-siapa. Apalagi orang yang tidak dikenalnya. Namun dia putuskan untuk menemui si tamu misterius ini.

    Tamu misterius itu pun masuk. Lalu diikuti dengan basa-basi singkat seperti perkenalan nama dsb. Lalu pengusaha pun menanyakan maksud kedatangan si tamu.

    ALANGKAH KAGETNTA!

    Tamu misterius itu mau menginvestasikan uang dalam jumlah besar dalam perusahaannya. Bahkan jumlah uang itu juga sanggup melunasi hutang perusahaan. Pengusaha itu hanya melongo tidak percaya.

    Tapi sebelum si pengusaha berhenti dari kegiatan melongonya. Si tamu misterius itu berkata :

    Mungkin bapak sudah lupa terhadap saya. Dulu saya adalah pengemis yang sering mangkal di depan ATM. Gara-gara bapak dulu berkata Kamu juga pengusaha bukan?

    Saya waktu itu benar-benar terharu.

    Anda tidak menganggap saya sebagai pengemis seperti orang lain, melainkan penjual yang sedang menjual barang.

    Waktu itu juga saya berhenti mengemis. Lalu merintis usaha saya sendiri. Dan bisa bapak lihat akhirnya saya BERHASIL

    Jadi begitulah Saudara kesuksesan PASTI berawal dari sebuah motivasi. Memang Cerita diatas hanyalah kisah fiksi. Tapi saya harap setelah membaca cerita ini…anda bisa membuatnya menjadi kisah nyata.

    more
  • Perlukah Menjauhkan Anak Dari TV? "Membebaskan anak menonton siaran televisi selama liburan sama dengan menyerahkan anak untuk dididik televisi," kata pengamat pendidikan di Medan, Rafdinal S Sos MAP.

    Saya setuju dengan pendapat diatas. Karena banyak siaran televisi yang sebenarnya tidak mendidik sehingga dikhawatirkan berpengaruh negatif bagi perkembangan sikap dan perilakunya.

    Apa yang saya lihat disekeliling saya, yaitu keponakan dan anak-anak para tetangga membuat saya (awalnya) kagum dengan kedewasaan seorang anak yang menurut saya begitu cepat. Semua tingkah laku dan tindak tanduk seorang anak kecil menyerupai tingkah laku yang menurut saya adalah tingkah laku seorang dewasa.

    Belakangan saya berpikir, semua itu adalah akibat dari seorang anak yang dengan leluasanya menonton acara televisi. Karena televisi adalah media audio visual sehingga anak bisa meniru langsung dari apa yang dilihat dan didengarnya.

    Kalau sudah begini, peran orang tua sangat dibutuhkan. Namun, pertanyaan saya adalah apakah bisa orang tua meluangkan waktunya untuk mendampingi anaknya saat menonton televisi atau bermain. Mengingat situasi saat ini, kebanyakan orang tua sibuk dengan pekerjaannya. Dan anak hanya di "temani" oleh seorang pendamping yang sering disebut "suster" atau "pembantu".

    Secara psikologi, menurut Wakil Kepala SMP Muhammadiyah I Medan ini, anak punya sikap meniru apa yang dilihat dan didengar. Hal ini harus dipahami orangtua, sehingga tidak begitu saja membiarkan hari-hari libur anak diisi dengan menonton televisi.

    Walau tidak mungkin sepenuhnya membatasi keinginan anak menonton acara televisi, namun para orangtua dituntut untuk bersikap selektif. Selain itu, para orangtua juga disarankan untuk meluangkan waktu mendampingi anak menonton acara televisi kegemarannya sembari memberikan pengertian tentang adegan-adegan yang dilihatnya.



    sumber: sana-sini

    more
  • "Women Who Love Too Much"
    Apakah Anda perempuan yang terlalu mencintai? Segala yang berlebihan atau eksesif itu secara psikologis tidak baik dan tidak jarang berdampak destruktif bagi diri sendiri maupun pihak lain. Terlalu mencintai.

    Adalah Robin Norwood yang menulis buku sangat populer sekaligus klasik berjudul Women Who Love Too Much. Saking menariknya, saya membeli dua kali, dua kali pula hilang karena dipinjam dan tidak dikembalikan. Sangat memprihatinkan cukup banyak perempuan terjebak dalam hubungan yang merendahkan dan menyakitkan secara fisik, psikis, dan sosial, serta mengalami kesulitan besar untuk keluar dari hubungan tersebut.

    Sekadar contoh adalah kasus A (28), perempuan cantik dan sukses yang berulang mengalami perendahan dan aniaya fisik oleh suami yang tidak pernah menafkahi. Ia sedang limbung karena mulai menyadari destruksi yang ditimbulkan dari relasinya, tetapi masih ingin mengikatkan diri pada ilusi masa lalu. Ia mengirim banyak SMS dan e-mail mengungkapkan rasa cintanya kepada sang suami, misalnya: ”Bu sekarang ku lagi merasakan apa yang dia rasakan, amarah dan kebencian. Tapi aku lawan dengan kekuatan pikiran: ’kamu salah mas, cuma akulah orang yang mencintai dan menyayangi kamu, dan kamu akan menyesal kehilangan aku. Kamu akan terus terbayang dan merindukan aku...’”

    SMS lainnya, ”Ya, Tuhan aku gak bisa makan karena ingat itu makanan kesukaannya. Seolah kontak batin dalam hati, aku terus panggil-panggil dia.” Bahkan, saat depresi di rumah sakit dan kehilangan gairah hidup, ia yang rela mengundurkan diri dari tempat kerja dan tidak bergaul dengan teman-temannya karena posesivitas suami mengirim sms: ”Kalau sampai terjadi apa-apa padaku, aku ingin dia tahu dia satu-satunya orang yang aku sayang.”

    A adalah seorang perempuan yang menjunjung tinggi etika, berusaha untuk bersikap fair dan tidak merugikan orang lain, pekerja yang rasional dan profesional. Sepertinya semua karakteristiknya tersebut hilang ketika ia berhadapan dengan suaminya.

    Idealisasi dan ilusi

    Satu hal yang menonjol tampil pada beberapa perempuan yang saya temui adalah keterperangkapan mereka dalam mengidealisasi pasangan. Persepsinya tentang pasangan bukan merupakan realitas, melainkan ilusi.

    1. Jatuh cinta pada salah satu aspek fisik atau penampilan, yang digeneralisasi pada aspek-aspek lain. A mengatakan: ”Dia menarik, rapi, bersih. Dia intelektual dan smart. Waktu pertama kali bertemu, dia santun banget. Pasti sikap negatif yang sekarang dia tampilkan bukan merupakan aslinya. Dia orang baik Bu, dia cuma marah sama saya karena saya sudah mengecewakan dia.”

    2. Membenarkan kekerasan dan tindakan menyakitkan dari pasangan dengan mengembangkan eufimisme dan minimalisasi. Menanggapi tindakan suaminya, A berargumen: ”Dia berniat baik Bu. Dia cuma menghukum saya yang sudah mengecewakan dia. Memang itu uang saya sendiri, tapi saya terlalu boros, jadi lebih baik dia yang menyimpan uang saya.”

    3. Mencari-cari dan memaksimalkan kesalahan diri. A terus mencari pembenaran tindakan suaminya dengan menyalahkan diri: ”Dia tidak pernah membiayai rumah tangga. Tapi saya memang tidak minta, Bu. Mungkinkah dia jadi berubah karena kesalahan saya waktu itu ya, Bu? Dia tidak percaya lagi pada saya dan itu mengikis rasa sayangnya?”

    4. Menolak mengakui kenyataan, terus mengikatkan diri pada ingatan manis masa lalu, mengembangkan logika baru yang ilusif dan destruktif pada diri sendiri. A bertanya: ”Bila pada dasarnya dia buruk, mengapa saat pacaran dia baik? Dulu dia mengekang tapi tidak memukul saya. Saya tidak percaya dia sejahat itu, dia cinta dan cuma takut kehilangan saya…”

    5. Memaafkan hingga bersikap fatalistik. A berkata: ”Saya memaafkan dia. Saya rela menghadapi semua. Saya selalu melihat sisi positif kemarahannya…” Ia lalu menyitir ayat-ayat kitab suci yang bicara mengenai perlunya kita memaafkan orang lain. Bahkan, musuh saja harus dimaafkan, apalagi orang yang kita cintai.

    Kewajiban menjaga diri sendiri

    A menegasikan diri dengan menggunakan pola berpikir suaminya untuk mengevaluasi dan menghukum diri. Mengubah perilaku individu yang sedang dibutakan cinta dengan menentang atau mengkritik tajam sikapnya sepertinya tidak efektif. Apalagi terlalu menunjukkan kebencian kepada orang yang dicintainya. Jadi, beberapa hal yang dapat kita lakukan adalah:

    1. Terus menunjukkan kepedulian dan kekhawatiran akan kesejahteraan dirinya. Waktu A akan menemui suaminya, saya berpesan agar ia hati-hati, minta petunjuk-Nya agar bisa berpikir tenang dan jernih, tidak menemui suaminya sendirian, tetapi ditemani orang lain yang dapat ikut menjaganya.

    2. Berespons: “OK, kamu sangat mencintainya. But do you also love yourself?” Menyayangi diri sendiri adalah suatu kewajiban. Untuk sungguh mencintai orang lain, kita harus menyayangi diri sendiri dulu. Bila tidak, itu bukan cinta tapi (maaf) kebodohan yang sia-sia.

    3. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang membuatnya berpikir lebih jauh. Misalnya, ”Sampai kapan kamu akan terus seperti ini?”; ”Emang dia pandai Mbak, so what?? Mbak rela dipukuli karena itu?”; ”Mbak bertanya apa dia cinta? Cinta sejati itu seperti yang kamu tunjukkan: memaafkan, merawat, membantu, mendampingi. Apakah dia melakukan hal seperti itu kepada Mbak?”; ”Sejauh mana orang-orang terdekat Anda menyukai atau tidak menyukai dia? Mengapa?” Pertanyaan penting: ”Kalau sahabat tersayang Anda mengalami yang seperti Anda alami sekarang, apa yang akan Anda sampaikan padanya?”

    4. Meski mungkin tidak memahami perasaannya, mendampinginya dalam melewati tahap-tahap proses berduka. A saat ini tidak percaya apa yang terjadi, sedang dalam kondisi sedih dan berulang menyalahkan diri untuk egoisme dan kesalahan-kesalahan yang dilakukan suaminya.

    Pada akhirnya manusia dewasa harus memperlakukan satu sama lain secara saling menghormati dan adil, tanpa standar ganda. Perempuan yang banyak disosialisasi untuk menyalahkan diri dan mengalah tampaknya perlu didukung dan banyak belajar untuk bersikap adil dan hormat pada diri sendiri. Mbak A punya banyak sekali mimpi dan potensi positif, saya mendoakan yang terbaik untuk masa depan Anda.

    Kristi Poerwandari, Psikolog

    more

KOMPAS.com

Inilah.com - Berita Terkini

Page Popularity

free counters

Live Traffic Map

Visitors

.